Tampilkan postingan dengan label x8rtp7ugcz. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label x8rtp7ugcz. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Juni 2009

Menulis Artikel untuk Mendapatkan uang

by Ali margosim

Bukan suatu rahasia lagi bahwa menulis dan mencetak artikel adalah salah satu jalan untuk mempromosikan bisnis anda. Keuntungan menulis artikel adalah:
Menjadikan anda sebagai seseorang yang ahli di bidangnya
Nama dan perusahaan anda tetap eksis di mata klien, meski anda tidak bisa berhubungan satu dengan yang lain
Menciptakan wahana buat anda untuk bertukar pendapat dengan klien dan strategi pemasaran

Menulis artikel untuk penerbitan lokal, perdagangan majalah, naskah berita, dan Web sites bisa menjadi target penjualan. Tetapi prakteknya tidak semudah teorinya, banyak orang membenci menulis atau tidak mempunyai waktu untuk memulainya. Banyak pula pebisnis dan penjual menyewa jasa perusahaan lain dan penulis lepas.
(seperti situs www.writeshoponline.com) sebuah situs untuk mendapatkan artikel dengan cepat. Tetapi jika ingin membuat sendiri, situs itu bisa menjadi pedoman anda tentang bagaimana anda harus memulai menulis. Ada 5 tips yang bisa menolong untuk tetap fokus dan pekerjaan terselesaikan.
Membatasi topik. Pastikan hanya ada satu ide pokok atau satu masalah yang di fokuskan dalam tiap artikel. Batasi banyak topik untuk menghindari kebingungan. Jika anda merasa membelok ke ide yang lain, maka simpan artikel itu untuk digunakan lain kali
Tulislah dalam bahasa percakapan. Pertahankan audiens berada dalam pikirannya dan cobalah menulis cara agar anda bisa berbicara kepada mereka. Bisnis menulis bisa mengunakan bahasa yang tidak formal. Khususnya artikel yang diterbitkan di Web. Ingat bahwa artikel anda ingin diterima dan dipahami target maka gunakanlah kalimat-kalimat yang singkat dan bahasa yang mudah dipahami akan memperoleh hasil yang bagus dari pada kata-kata asing yang membutuhkan kamus.
Menawarkan informasi. Ketika artikel anda adalah alat untuk membantu bisnis anda dan bukan sebuah iklan , maka jangan mengisinya dengan promosi tentang perusahaan anda, karena pembaca akan kehilangan minatnya. Sebaiknya tawarkan wawasan, tips, atau saran yang membuat mereka tahu tentang apa yang ingin mereka bicarakan. Ketertarikan tentang perusahaan anda dan apa yang bisa anda lakukan akan anda peroleh. Tetapi, untuk kepentingan artikel anda fokuslah dalam mengembangkan informasi yang dapat mereka gunakan.
Persingkatlah, terutama menulis dalam Web, sinkat itu penting. Sebelum mengirim banyak artikel untuk di publikasikan, bacalah beberapa kali dan potonglah bagian yang tidak penting. Pastikan tiap kata dihitung dan tiap kalimat mempunyai arti yang membantu dalam membicarakan ide utama anda.

Semoga tips di atas bisa menjadi cara dalam menerbitkan artikel untuk memeroleh hasil yang baik. Tetapi, jia anda ingin mendapatkan informasi yang lebih banyak lagi, kontak the writeshop.(x8rtp7ugcz)

Kamis, 09 April 2009

Etika Menulis


Di dunia ini hampir tidak ada suatu pekerjaan pun yang dilakukan tanpa etika. Profesi dokter punya etika, guru, sopir, karyawan pabrik, masinis, dan masih banyak lagi, semuanya ada aturan main baik secara tertulis maupun tidak.

Keberadaan suatu etika pada umumnya didasarkan pada itikad baik untuk kebaikan bersama. Dengan adanya itikad baik itu diharapkan masyarakat dapat menggunakan etika tersebut sebagai acuan dalam setiap perbuatan yang dilakukan berkaitan dengan pekerjaan dan profesinya itu.

Mentaati etika dari sebuah profesi, dapat diartikan sebagai sebuah usaha untuk menghargai dan loyal terhadap profesi yang ditekuni seseorang. Sebab jika seseorang melanggar etika profesi yang telah menjadi


kesepakatan bersama, ia dianggap menyimpang dan tidak loyal lagi pada profesinya. Hal tersebut berakibat kurang dihargainya kredibilitas seseorang yang melanggar etika itu.

Profesi sebagai penulis juga mempunyai etika. Akan tetapi etika profesi penulis ini belum baku sebagaimana etika profesi yang telah mapan lainnya. Seperti etika profesi dokter, etika profesi wartawan, etika profesi guru dan sebagainya. Belum mapannya etika profesi penulis ini disebabkan masih merupakan profesi baru dan belum berkembang sebagaimana profesi lainnya di Indonesia.

Aturan main adalah dunia kepenulisan ini secara garis besar dapat disebutkan sebagai berikut:

1. Materi dan gagasan penulisan hendaknya tidak bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945, Pancasila dan peraturan yang berlaku lainnya.

2. Isi tulisan tidak menyinggung kebersamaan dalam kerukunan sesama warga negara dan warga masyarakat secara keseluruhan, seperti misalnya masalah SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan).

3. Seorang penulis hendaknya bersikap jujur dalam segala hal yang berkaitan dengan materi kepenulisannya. Misalnya berkaitan dengan penyebutan identitas diri, penyebutan pekerjaan, penyebutan alamat tempat tinggal, status jabatan dan sebagainya. Ketidakjujuran seorang penulis akan merugikan dirinya sendiri.

4. Mengirim tulisan dengan ketikan rapi, tanpa banyak coretan.

5. Menggunakan bahasa yang baik dan benar.

6. Tidak melanggar hak cipta orang lain. Seperti menjiplak, mengutip tanpa disebutkan sumbernya, dan hal-hal semacam itu.

7. Tidak mengirim tulisan yang sama kepada media yang lain. Kecuali telah mempunyai kesepakatan dengan pihak yang terkait. Perlu diketahui bahwa sebenarnya hal ini belum diundangkan secara baku, tetapi masih merupakan konvensi atau aturan tak tertulis di masing-masing media. Konsekuensi jika penulis ketahuan menulis dengan tulisan yang sama di media berbeda, biasanya ia akan dikenakan sanksi yang biasa disebut black list atau daftar hitam. Artinya jika seseorang telah terkena daftar hitam ini pada media tertentu, maka tulisan-tulisannya tidak akan dimuat pada media tersebut dalam jangka waktu tertentu.(x8rtp7ugcz)

By Abu Al-Ghifari